Pembayaran bisa melalui Indomaret, Alfamart dan Alfamidi

Eyelash Extension - Pengertian, Fungsi dan Dampak Bagi Kesehatan

Eyelash Extension : Pengertian, Fungsi dan Dampak Bagi Kesehatan

0
(0)

Kecantikan menjadi salah satu hal penting bagi kaum wanita. Penampilan wajah yang menarik merupakan impian semua orang. Bulu mata panjang merupakan bagian terpenting yang dapat menunjang kecantikan. Sayangnya tidak semua orang memiliki bulu mata yang panjang dan lentik sehingga mencoba jalan lain dengan menggunakan eyelash extention. Agar anda lebih mengetahui metode ini dan dampak Eyelash Extension bagi kesehatan, yuk simak ulasan berikut.

Apa Itu Metode Eyelash Extension?

Istilah Eyelash Extension diambil dari bahasa inggris bermakna pada penambahan atau penyambungan bulu mata. Bulu mata buatan tersebut kemudian disambungkan pada bulu mata asli agar terlihat lebih panjang. Dulu, penyambungan bulu mata ini biasanya digunakan saat acara resmi seperti pernikahan.

Namun, belakangan penggunaannya tidak hanya sekedar untuk acara formal. Bahkan banyak orang yang melakukannya untuk menunjang penampilan sehari-hari.

Dengan melakukan Eyelash Extension, maka bulu mata terlihat lebih lentik. Banyak orang yang mengira pemasangan bulu mata Eyelash Extension sama dengan tempory lash. Perbedaan ini terdapat pada tahan lama penggunaannya dimana Eyelash Extension bisa digunakan untuk berbagai kegiatan bahkan saat tidur. Pemasangan Eyelash Extension, bulu mata langsung ditanam ke bulu asli. Namun perlu diingat bahwa dampak Eyelash Extension bagi kesehatan cukup serius.

Berbagai macam tipe Eyelash Extension biasanya menyesuaikan dengan warna, model dan ukuran. Umumnya ada empat macam tipe metode ini yaitu J Curl, B Curl, C Curl, dan D Curl.

Perbedaan ini dibedakan dari kelentikan bulu matanya. Dimana tipe D Curl merupakan tipe bulu mata yang paling lentik. Namun, untuk pemakaiannya biasanya menyesuaikan dengan tipe bulu mata dan bentuk mata masing-masing sehingga tampak pas dan menarik saat dipandang.

Fungsi Penggunaan Eyelash Extension

1. Mempermudah Make Up

Tujuan dari metode penambahan bulu mata palsu ini adalah untuk mempermudah kaum wanita dalam bermake up. Penggunaan Eyelash Extension dinilai lebih menghemat waktu saat berias.

Apalagi bagi tipe orang yang suka terburu-buru saat berpergian, entah ke kantor maupun menghadiri acara-acara kondangan. Mungkin untuk pemasangan awal membutuhkan waktu cukup lama. Meskipun demikian, dampak Eyelash Extension bagi kesehatan juga patut diwaspadai.

2. Hemat Uang

Selain itu pemakaian Eyelash Extension juga dinilai lebih menghemat pengeluaran untuk membeli make up. Dengan mengaplikasikannya, tentunya anda tidak perlu lagi membeli maskara, eyeshadow maupun eyeliner. Untuk bepergian keluar rumah, cukup menambahkan sedikit bedak ditambah lipstik tipis, pemakai Eyelash Extension sudah bisa tampil cantik dan menarik.

3. Melindungi Bulu Mata

Ada anggapan yang mengatakan bahwa menggunakan Eyelash Extension bisa melindungi bulu mata. Hal ini karena pemakaiannnya tidak perlu lagi menambahkan maskara. Penggunaan maskara yang keseringan dapat menyebabkan mata panda.

Selain itu, pengguna tidak perlu khawatir saat mencuci wajah karena tidak akan luntur. Setiap kapanpun dan dimanapun, bulu mata akan terlihat lentik sepanjang waktu. Jika Anda ingin membeli maskara, saya merekomendasikan B Erl Maskara, karena produk ini multi fungsi dan banyak manfaatnya dari pada maskara biasa.

Dampak Buruk Penggunaan Eyelash Extension

1. Bulu Mata Asli Rontok

Meskipun dinilai lebih efektif dan dapat mempermudah pemakaian make up, namun dampak Eyelash Extension bagi kesehatan yang cukup berbahaya. Pemakaian bulu mata yang terlalu lama bisa menyebabkan bulu mata asli mengalami ketegangan akibat dari tekanan bulu mata palsu. Tekanan tersebut menyebabkan bulu mata asli lebih mudah rontok. Apalagi jika pemiliknya tidak memiliki bulu mata yang cukup kuat. Bisa jadi bulu mata asli yang rontok jauh lebih banyak.

Kerontokan ini juga disebabkan karena lem yang digunakan untuk merekatkan bulu mata palsu. Penggunaan lem ini dapat menghambat pertumbuhan bulu mata asli sehingga kelebatannya menjadi berkurang.

Maka dari itu, pemasangan tanam  bulu palsu harus memperhatikan jarak dan pemasangan harus dilakukan perhelai. Jarak penanaman bulu mata palsu setidaknya harus 0,5 mm agar akar rambut tidak sampai tertutup oleh lem perekat bulu palsu.

Kondisi kerontokan bulu mata yang  bersifat permanen dan tentunya hal tersebut cukup menghawatirkan. Bulu mata asli yang semakin menipis dan rontok menyebabkan fungsinya sebagai pelindung mata menjadi menurun. Maka dari itu sebaiknya penambahan bulu mata ini perlu dipertimbangkan agar tidak menyesal di kemudian hari. Apalagi jika salon kecantikan yang tidak  menggunakan peralatan yang steril dan bersih. Hal ini bisa berakibat pada infeksi dan alergi.

2. Bisa Menyebabkan Ruam dan Merah

Lem atau perekat bulu mata bisa menyebabkan ruam dan mata merah. Ada kemungkinan timbul gelembung di area kulit wajah sekitar bulu mata akibat pemasangannya. Belum lagi jika ternyata bahan yang digunakan menggunakan senyawa kimia yang berbahaya seperti kimia formaldehida. Alergi dan infeksi yang terjadi pada area mata justru akan semakin parah dengan adanya penggunaan bahan ini.

3. Memicu Adanya Bakteri dan Virus

Tidak hanya itu, penggunaan perekat tersebut juga memicu adanya bakteri dan virus. Pada bagian bulu mata yang direkatkan dengan bulu palsu, akan lebih mudah terkena peradangan. Kondisi ini bisa saja semakin parah hingga menyebabkan masalah pada bagian mata.

Bulu mata palsu yang terpasang juga berkemungkinan jatuh dan bisa masuk ke mata. Bulu mata tersebut pastinya sulit dikeluarkan karena adanya perekat dan bisa berdampak pada penglihatan.

Peradangan pada area mata biasanya ditandai dengan kelopak mata yang bengkak, mata yang berubah kemerah-merahan, timbul rasa nyeri dan gatal pada mata, dan terdapat kotoran mata berwara kekuningan. Kondisi ini harus segera ditangani karena bisa berbahaya bagi kesehatan. Penanganan yang tidak tepat bisa meyebabkan penglihatan menurun. Maka dari itu, sebaiknya anda pertimbangkan dengan baik dampak Eyelash Extension bagi kesehatan.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Jika Melakukan Eyelash Extension

Namun jika anda tetap ingin melakukan penyambungan bulu mata palsu, anda harus memperhatikan beberapa hal utuk menghindari dampaknya.

  1. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah memilih salon kecantikan yang sudah terjamin kebersihan dan kualitasnya.
  2. Pastikan terapis anda mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan tanam bulu. Selain itu, peralatan dan perlengkapan yang digunakan utuk tanam bulu harus bersih dan steril.
  3. Perekat juga menjadi hal penting yang wajib diperhatikan. Tanyakan apakah salon yang akan anda pilih menggunakan perekat yang aman.
  4. Hindari penggunaan lem berbahan kimia yang mengandug formaldehida karena bisa menyebabkan alergi pada area di sekitar bulu mata. Pencegahan alergi bisa dilakukan dengan melakukan tes alergi terlebih dahulu.

Jika pemasangan sudah dilakukan,sebaiknya anda waspada terhadap gejala infeksi yang bisa saja terjadi. Amati tanda-tanda seperti rasa nyeri dan gatal atau mata yang tiba-tiba memerah.

Jika kondisi ini sampai terjadi, sebaiknya anda melakukan pelepasan bulu mata tersebut ke salon dimana anda memasangnya. Hal ini untuk menghindari dampak Eyelash Extension bagi kesehatan. Setelah pemasangan, jangan melakukan mengucek mata untuk menghindari iritasi.

Penampilan memang menjadi hal yang sangat penting termasuk penampilan bulu mata. Meskipun metode Eyelash Extension memiliki banyak kelebihanseperti penghematan waktu dan uang untuk berias, namun dampak bagi kesehatan cukup menghawatirkan.

Bahkan tanam bulu palsu ini bisa menyebabkan kebutaan. Maka dari itu, sebelum melakukan pemasangan sebaiknya anda mempertimbangkannya dengan baik, kalau perlu lakukan konsultasi dengan dokter.

Seberapa Bermanfaat Artikel ini?

Klik bintang untuk memberi rating :

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah rating: 0

Tidak ada rating! Jadilah yang pertama memberi rating pada artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: