Belanja hari ini dan dapatkan diskon hingga 39%

Perbedaan Purging dan Breakout Saat Mencoba Skincare Baru

Perbedaan Purging dan Breakout Saat Mencoba Skincare Baru

5/5 (7)

Untuk memiliki kulit wajah yang bersih, lembap, kenyal dan sehat tentunya kita harus rajin merawatnya dengan serangkaian perawatan khusus misalnya merawat kulit wajah menggunakan skincare, dan memakai masker satu sampai dua kali seminggu. Dan pastinya sudah sesuai warna undertone kulit kita. Tapi kebanyakan wanita sering gonta-ganti skincare dengan alasan skincare yang mereka pakai tidak cocok dengan kulit mereka. Sebelum itu, pastikan kamu tahu perbedaan purging dan breakout saat mencoba skincare baru.

Saat Anda memutusakan untuk mencoba skincare baru, ada dua kemungkinan yang akan terjadi pada kulit wajah yakni purging dan breakout. Sebagian orang yang masih awam dalam dunia kecantikan belum sepenuhnya mengetahui apa itu purging dan breakout saat mencoba skincare baru.

Karena banyaknya wanita yang kurang faham dan salah mengartikan apa itu purging dan breakout saat mencoba skincare baru. Oleh karena itu, dikesempatan kali ini B Erl Cosmetics akan mengulas mengenai perbedaan purging dan breakout saat mencoba skincare baru.

Perbedaan Purging dan Breakout

Perbedaan Purging dan Breakout

Purging

Pada saat awal penggunaan skincare ataupun saat pergantian produk skincare yang biasa Anda gunakan setiap hari ke produk baru, mungkin Anda akan mengalami proses yang dinamakan purging. Purging sendiri merupakan proses pembersihan kullit dan menjadi sebuah tanda dari adanya proses percepatan regenerasi kulit. Purging ditandai dengan kulit menjadi kering, tiba-tiba berminyak, dan munculnya jerawat.

Purging sering terjadi karena microcomedones atau komedo super kecil berubah menjadi whitehead, blackhead, atau jerawat. Microcomedones sendiri adalah sisa-sisa sel kulit mati yang tidak terangkat di lapisan kulit. Apabila Anda menggunakan skincare yang berfungsi untuk mempercepat proses regenerasi kulit, biasanya akan terjadi jerawat di beberapa bagian wajah, hal itu terjadi karena produk tersebut sedang bekerja mempercepat pengangkatan sel kulit mati.

Bahan-bahan aktif yang ada dalam skincare yang dapat mempercepat proses regenerasi kulit seperti AHA (glycolic acid, lactic acid), BHA (salicylic acid), tretinoin, retinoid acid, vitamin C, dan benzoyl peroxide, selain itu produk berjenis scrub, enzyme exfoliants juga turut mempercepat proses regenerasi kulit.

Purging sendiri bertujuan untuk membersihkan pori-pori kulit wajah yang tersumbat oleh minyak yang berlebih, sel kulit mati yang tertumpuk, dan juga komedo. Sehingga proses purging akan menyebabkan munculnya jerawat yang semakin banyak dan terlihat parah.

Lama tidak nya proses purging biasanya tergantung dari jenis kulit dan usia seseorang. Biasanya purging terjadi selama dengan usia regenerasi kulit yaitu 28-30 hari. Untuk mencegah kondisi purging yang terlalu parah, sebaiknya Anda mencoba produk skincare satu per satu (seperti memakai pencuci wajahnya saja atau pelembap saja) itu akan mempermudah Anda mendeteksi apa produk tersebut cocok atau tidak dengan kulit wajah Anda. Setelah proses purging selesai, kulit wajah Anda akan menjadi lebih bersih dan juga sehat.

Breakout

Purging dan BreakoutBreakout adalah suatu tanda yang mengindikasikan bahwa kulit Anda mengalami ketidakcocokan terhadap suatu bahan produk skincare atau bahan kimia lainnya. Bukan hanya karena tidak cocok terhadap suatu bahan produk kosmetik, breakout juga bisa terjadi karena proses eksfoliasi yang berlebih. Oleh karenanya, Anda harus berhati-hati dalam penggunaan produk exfoliating. Gunakanlah face scrub maksimal hanya dua kali dalam seminggu. Selain itu, breakout juga bisa terjadi karena gangguan hormon, gangguan pencernaan, stres, dan faktor lingkungan.

Breakout biasanya ditandai dengan munculnya jerawat yang besar-besar, bisul, yang disertai warna kemerah-merahan dan disertai rasa nyeri, serta mengalami pembengkakan dan peradangan. saat proses breakout terjadi, jerawat bisa muncul dimana saja, bahkan muncul dibagian yang paling jarang bermasalah sekalipun.

Apabila jerawat atau komedo di kulit tidak hilang atau justru malah bertambah banyak dalam kurun waktu maksimal delapan minggu, maka Anda harus menghentikan pemakaian produk skincare apapun selain sabun pencuci muka dan sunscreen untuk sementara waktu. Setelah itu, Anda bisa mencatat bahan skincare apa saja yang cocok dengan kulit Anda, dan bahan skincare apa saja yang tidak cocok di kulit sebagai bahan referensi. Sebisa mungkin hindarilah produk yang mengandung bahan yang sama penyebab kulit menjadi breakout. Ada beberapa bahan skincare yang perlu Anda hindari seperti alcohol, ester, detergen, silicone, dan lanolin.

Selain proses purging dan breakout, biasanya Anda juga sering mendengar proses detoks saat mencoba skincare baru. Detoks sendiri merupakan cara mengeluarkan racun-racu pada wajah agar wajah menjadi lebih sehat dan cerah. Racun yang ada pada wajah bisa berasal dari polusi udara, debu, serta zat-zat kimia berbahaya yang tertimbun di dalam kulit wajah.

Detoks biasanya berupa jerawat, flek ataupun seperti beruntusan kemerahan yang terasa agak gatal dikarenakan pertumbuhan jaringan peremajaan kulit. Detoks terjadi setelah kulit mulai mengalami regenerasi dari waktu ke waktu, umumnya terjadi ketika di dalam lapisan kulit terdapat endapan-endapan atau zat kimia maupun kotoran akibat dari radikal bebas yang menyebabkan munculnya jerawat dan flek.

Detoks biasanya disertai rasa gatal pada kulit. Itu terjadi karena kulit yang sering mengalami pengelupasan jaringan kulit menjadi sangat tipis, dan oleh karena itu ketika jaringan kulit mulai tumbuh kembali maka akan terasa gatal dan memerah (seperti biang keringat atau jerawat kecil-kecil yang menumpuk). Selain itu, detoks juga disertai dengan munculnya jerawat pada kulit. Jerawat yang keluar bersifat sementara, jerawat yang keluar untuk membuang kotoran pada dermis dan pengurangan lemak pada dermis. Teruskan saja pemakaian produk skincare sampai racun-racun keluar. Setelah proses detoks, kulit akan normal, sehat dan cerah.

Kesimpulan

Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa perbedaan purging dan breakout saat mencoba produk skincare baru. Jika Anda mengalami purging sesuai dengan tanda tanda yang sesuai dengan penjelasan seperti diatas, teruskan pemakaian skincare-mu. Purging akan hilang setelah masa regenerasi kulit selesai dan kulit wajah yang sehat, cerah dan mulus akan menjadi milikmu. Akan tetapi bila Anda mengalami breakout, hentikan pemakaian produk skincare-mu agar wajah Anda tidak semakin parah.

Semoga dengan adanya artikel mengenai perbedaan purging dan breakout saat mencoba produk skincare baru ini bisa bermanfaat bagi Anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!